Tembok Besar Zeng Wei Jian

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp

Maya Amhar

Oleh Maya Amhar

Dalam beberapa minggu ini, ada hal-hal yang sangat mengganggu saya, dari tulisan, Zeng Wei Jian !!! …

Awalnya, tuduhan dia itu membuat jidat saya mengkerut !!! Dan saya sampai berdiri berkecak pinggang !!!
“Relawan kaleng-kaleng !!!?????…
Jangan sembarangan kamu ya !!!”.

Saya memulai jadi relawan sejak pilpres 2014 ! Dilanjut dengan gerakan sosial yang menuntut keberanian menantang kebijakan pemimpin arogan!!!! Yang merobohkan, Kampung Akuarium hingga menjadi puing ! Termasuk Musholanya !!!
Bangunan pertama yqng berdiri diatas reruntuhan itu, adalah MCK doyong !!! Dan itu dari kami, relawan SK HAPPI dan aku ketumnya. Dilanjut dengan membangun kembali Mushola yang dirobohkan rezim pemimpin zolim tsb. Walaupun bangunan Mushola itu, hanya berupa Pos Kamling, karena hanya begitulah kemampuan dan kesanggupan kami membangunnya sebagai relawan sosial.

Anda tau, sahabat anda wignyo yang hanya cekrak cekrek disana, akhirnya dapat posisi strategis di pemprov. Dan kami ??? Cukuplah imbalan dari Allah Tuhan yang Maha Mengetahui dan kegembiraan warga Kampung Akuarium.

Kami kemudian ikut jadi relawan di pilkada DKI. Reputasi kami, dalam membangun posko2 terutama di Penjaringan, bisa anda tanyakan ke warga Kampung Akuarium. Jejak kami ada di Kampung Akuarium, Luar Batang, Bawah kolong tol Gedong Panjang, daerah tembok bolong, gang Sampahan waduk Pluit. Rusun Waduk Pluit.


Ketika kami mengadakan pelatihan Ok Oce dirusun Rawa Bebek, aku tunjukan PAUD yang kami kelola disana, kepada bu Ririn Wulandari. Bu Ririn bilang, “Nanti kalau mas Anies menang, minta ganti uang yang bu Maya keluarkan untuk Paud itu ke mas Anies ya Bu”. Dan sampai sekarang, kami tidak pernah meminta gantinya kepada mas Anies yang sudah jadi Gubernur.

Baca Juga:   Menghina Anies Sama Dengan Menghina Prabowo

Kemudian kegiatan kerelawanan saya lanjut ke pilkada Jateng, dengan membentuk timses Relawan di Pekalongan. Dan saya juga masuk ke Boyolali.

Ketika masa pilpres datang, kamipun mendaftar sebagai timses. Relawan saya tersebar dari Padang Sidempuan, sampai Rote. Dengan ketua para Emak-Emak Tangguh dan mandiri !!!

Tujuan kami hanya satu ! Indonesia punya pemimpin yang cerdas, sholeh dan penyayang rakyatnya serta bisa menjadi kebanggaan rakyat Indonesia dimata dunia. Sehingga bangsa Indonesia, jadi bangsa yang bermartabat, mandiri dan sejahtera. Tidak ada keinginan lain selain itu !!!!

Tiba-tiba saja, anda menuduh kami sebagai relawan kaleng-kaleng !!!! Karena kami tidak demo ke penjara dan tidak mampu mengeluarkan saudara kami yang ditahan disana !!!
Tentang demo !!! Saya juga sudah malang melintang ikut demo sejak 2014 !!! Dan saya, salah seorang pendiri Kobar !!!

Anda membuat saya marah !!! Sehingga saya jadi bertanya ??? Apa yang hendak anda sampaikan kepada kami dengan tuduhan itu !!!. Atau.. apa yang sedang anda bangun dengan tuduhan itu !!!

Tulisan berikutnya, membuat saya meradang marah lagi !!! “Poros Ketiga !!!!!!”


Awalnya aku bertanya-tanya, lalu mereka-reka, kira-kira siapa tokoh kuat yang punya dana, punya jaringan dan punya kekuatan, punya pasukan dan juga mendapat dukungan dari negara super power yang punya kepentingan besar atas Sumber Daya Alam Indonesia.

Lalu beberapa nama mucul diotakku.
Dan alangkah kagetnya aku ! Ketika engkau ungkapkan lewat tulisanmu, bahwa poros tengah itu mereka yang datang ke MK ! Yang tidak patuh pada perintah pak Prabowo !!!

Aku mengistigfarkan diri beberapa kali !!! Karena tokoh yg tampil di MK itu yang berposisi sebagai korlap adalah Bapak Abdullah Hehamahua. Seorang tua yg sudah sepuh dan berbadan ringkih. Seorang yang sangat sederhana. Yang aku yakin, tidak punya jaringan kuat,tidak punya dana kuat ! Tidak punya dukungan militan yang kuat. Seorang lelaki tua yang sudah tidak punya ambisi keduniaan selain keinginan berbuat baik untuk anak bangsa. Dan aku beserta keluarga besar SK HAPPI juga hadir disana. Kami makan besar disana yang sambel, lalapan dan ikan asin, asli dari kampung Akuarium ! Dari kebon pak Dul !

Baca Juga:   Why Always Me?

Teganya kalian menuduh kami “POROS KETIGA !”

Aku menarik nafas panjang ketika selesai membaca tulisanmu yang berikutnya. “Saya Tegak Lurus Bersama Prabowo”.
Apakah engkau hendak mengatakan bahwa “Kami tidak berdiri tegak lurus bersama pak Prabowo ???!!!!”.

Ya … kami memang tidak berdiri tegak lurus bersama pak Prabowo. Karena kami hanyalah orang yang mencoba untuk bisa berdiri tegak lurus dijalanNya. Jika pak Prabowo juga berdiri lurus dijalanNya maka serta merta kami dan Pak Prabowo sama-sama berdiri tegak lurus dijalanNya.

“HENTIKANLAH MEMBUAT TEMBOK BESAR PEMISAH ANTARA KAMI DAN PAK PRABOWO !!! ITU AKAN MERUGIKAN PAK PRABOWO SENDIRI. KARENA BELIAU MENJADI TERKURUNG SEPERTI SEORANG RAJA DI KOTA TERLARANG !!!!

BERHENTILAH MEMFRAMING KAMI SEPERTI WAHONO !!! KARENA SI WAHONO ITU TIDAK BERIMAN PADA AJARAN TUHANNYA ATAU BARANGKALI DIA TIDAK PUNYA TUHAN YANG DIIMANINYA !!! SEDANGKAN KAMI, TUNDUK PADA IJTIMA ULAMA. KEPADA ULAMA KAMI SAJA, KAMI TUNDUK ! APALAGI KEPADA AJARAN TUHAN KAMI !!!

MAKA BERHENTILAH MENAKUT-NAKUTI KAMI AKAN MENGIKUTI JEJAK WAHONO, YANG MEMINUM AIR SABUN DAN GANTUNG DIRI KARENA KECEWA !! FRUSTASI DAN KALAH !!!

MAAF ZENG WEI JIAN
Aku masih akan menulis tentang tembok-tembok besarmu yang lainnya. Tembok besar yang coba menyingkirkan kami sebagai relawan. Dan kemudian engkau menyodorkan pilihan kepada kami untuk bunuh diri seperti Wahono !!!

10
Leave a Reply

avatar
9 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
10 Comment authors
Maya AmharGaluh WidiastutyJackychoyBangadyFarisa Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
EnHa
Guest
EnHa

Sejak awal sdh wonder dgn latar belakang dan motif dia… Waktu bertemu berharap dpt masukan utk perjuangan… Ternyata dia anak “baru” yg ngambil kesempatan…. Kita sdh berjuang ebrsama ya, bun.. sejak awal perjuangan PS… rasanya pengen ngunyah tuh org yg seenaknya ngomong…

Kaklist
Guest
Kaklist

Insya Allah.. kita akan menjadi semut semut Ibrahim yang tetap terhitung walau sebesar biji sawi 😘

Daya Gustiningsih
Guest
Daya Gustiningsih

Lanjutkan mbak Maya.

Ibrahim saleh
Guest
Ibrahim saleh

Salut buat para emak2

Maya Maulani
Guest
Maya Maulani

Sangat mewakili perasaan kami sebagai emak emak yg lagi belajar politik demi anak cucu kami. We do it just for Alloh shake.

Farisa
Guest
Farisa

Semangat mak

Bangady
Guest
Bangady

Aksi di KPU ( berubah menjadi Bawaslu) serta Aksi di MK adalah seruan para Ulama kami unutk mengawal Proses pemilu yang Jujur dan Adil bukan serta merta kami mendukung 02. Jadi kalau lu Zeng menuduh kami yang aksi adalah poros ke 3 yang diduga hendak melakukan aksi kerusakan berarti lu menuduh IB HRS adalah dalang dari kerusuhan. yu akan berhadapan dengan kami..!!

Maya Amhar
Guest
Maya amhar

Betul … selagi tulisannya bagus, kita terima. Tetapi tulisannya tentang poros ketiga itu mbuat aku bertanya-tanya? Apa maksud org ini ? Krn yg menyuruh kita ke MK adalah habib Rizieq. Jari tangannya spt sdg menunjuk Habib Rizieq sebagai poros ketiga. Bahaya tulisan org ini jk kita biarkan

Jackychoy
Guest
Jackychoy

Ane saksi yg mengikuti sepakterjang uni. Usually uni Less talk more action but now you should speak up. Bravo uni

Galuh Widiastuty
Guest
Galuh Widiastuty

👍🏼👍🏼⚘

[COVID19 confirmed_title="Cases" deaths_title="Deaths" recovered_title="Recovered"]
%d bloggers like this: