Semuanya Berawal Dari Sudut Pandang

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp

Mari buka mata dan lihatlah dari sudut pandang yang positif reuni Akbar 212 ini. Insya Allah akan banyak kebaikan untuk agama, bangsa dan negara.

Maya Amhar
Logisitik Halal 212

Catatan Maya Amhar

Di suatu acara, yang mengharuskan kita menitipkan Hp dan dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan kita.

Akupun berbaris bersama yang lainnya untuk pemeriksaan barang bawaan didalam tas, setelah penitipan HP, Begitu aku buka tas, yang bertugas memeriksa langsung berkomentar,
“Banyak banget bawaannya Buk”.
Aku hanya diam saja.
“Ini apa buk?”.
“Tas mukena”. Jawabku.
“Biar tas mukena, tetap aku periksa”.
“Silahkan”. Jawabku.
“Ini dompet apalagi bu ??”.
“Dompet obat-obatan”.
“Biar dompet obat-obatan tetap aku periksa Buk”.
“Ya .. silahkan “. Jawabku.

Dia buka dompet obat-obatanku dan diperiksa isinya.
Lalu dia ambil sebuah dompet kain dengan motif tenun Aceh. Dia tidak bertanya lagi, tapi dia patah-patahkan dompet itu, barangkali dia sudah tahu isinya, karena bisa dipatah-patahkan jadi isinya pasti dari kertas.
Lalu dia tunjuk lagi dompet yang lain. Ini dompet apalagi ini Bu???”
“Dompet kartu-kartu, ktp, atm, kartu nama, kartu flash, kartu MRT dan uang receh”.
Dia buka dompet tersebut dan memeriksanya. Lalu dia masukan kembali.

Dia masih memeriksa isi tasku yang lain tapi tidak ngomong lagi, cuma melihat perlengkapanku, jika hari hujan dan botol minumanku. Setelah itu dia baru berkata,
“Buk .. lain kali jangan bawa barang banyak kayak begini ya !”.
Aku jawab dia,
“Yang bawa tasnya, kan saya mbak, ya .. suka-suka saya dong, mau bawa apa dalam tas saya “.

Kali berikutnya, bukan si mbak yang kemaren bagian pemeriksaan tas, tapi orang lain.
Si mbaknya tersenyum dulu dan minta izin melakukan pemeriksaan tas. Lalu membuka tas dengan senyum. Dia periksa barang bawaan didalam tas tanpa komentar. Setelah usai, dengan tersenyum dia berkata,
“Waaaaaah .. si ibuk kereeeen … bawaannya lengkap, ada obat-obatan segala, ada minuman dan ada madu juga. Klo haus tinggal minum, klo capek tinggal minum madu. Klo sakit, sudah ada obatnya. Keren deh buk”.
“Terima kasih”. Jawabku.

Baca Juga:   Mak Nur Asia Uno Maju Ke Pilwakot Tangsel

Begitulah sudut pandang kita. Jika kita melihat dengan sudut pandang positif maka positiflah hasilnya.
Tetapi jika kita memandangnya dengan sudut pandang negatif, maka salahlah apa yang dilakukan orang. Tidak mampu memberikan nasehat yang baik, tapi yang muncul hanyalah kecaman dan ancaman.

Begitulah cara pandang Pemerintah terhadap acara Reuni Akbar 212. Jika pemerintah mampu melihat dari sudut pandang positif maka pemerintah akan melihat sumber pemasukan yang sangat bagus, jika ikut memberi kemudahan dan support kepada acara Reuni Akbar 212, karena reuni Akbar 212 ini sudah mendunia dan mendatangkan pengunjung tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya tapi dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri.

Bayangkan income yang akan ikut serta masuk bersama pengunjung yang jutaan. Bayangkan lonjakan perputaran uang yang bergerak cepat. Bayangkan Lonjakan permintaan terhadap produk UMKM ! Bayangkan pemasukan Hotel dan transportasi yang ikut membludak.

Sudah seharusnya Pemerintah mensuport gerakan massa yang sudah terbentuk ini. Sudah saatnya juga Pemprov DKi berperan aktif untuk mensukseskan acara Reuni Akbar 212 ini sebagai program Pemprov DKI untuk wisata rohani dan wisata halal Internasional yang insya Allah akan berstandar Internasional. Sudah saatnya Pemprov menjadi donatur acara Reuni Akbar 212. Jadilah tuan rumah yang baik bagi jutaan jamaah acara Reuni Akbar 212

Mari buka mata dan lihatlah dari sudut pandang yang positif reuni Akbar 212 ini. Insya Allah akan banyak kebaikan untuk agama, bangsa dan negara.

Mari berangkulan tangan dan buang segala syakwasangka terhadap Islam. Insya Allah, negara ini akan lebih damai, makmur, sejahtera dan bermartabat dimata dunia.

Aamiin

Popular Post

Random Post

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of