MEMBANGUN EKONOMI ISTANA PASIR

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp

Samara Samarani

Oleh Irfan R. Djojosoediro

Saat ini eforia ramai konsep mart-mart serupa hanya berbeda MERK toko saja… Ada Alfamart, INDOMART, 212 mart, syariah mart, Goro mart dll… Memang sbgian pemilik dr toko2 itu adalah pribumi dan muslim… Tetapi apakah kita berfikir MEMANG TOKO-2 TSBT ADALAH MILIK PRIBUMI DAN MUSLIM, TETAPI BARANG-2 YANG DI JUAL ADALAH TETAP MILIK YAHUDI DAN CINA (80-90%) pertanyaan nya siapakah yg di untungkan… Pemilik toko atau Si pemilik barang (produsen)??? Toko nya milik kita tetapi BARANG BUKAN MILIK KITA…?

Kedua, saat menjamurnya mart2 tersebut bagaimana dgn nasib warung-warung kecil di pinggir jalan dan di gang-2 kecil yg notabene jelas-jelas milik pribumi dan muslim? Mrk akan kalah dgn sistem diskon dan promo2 lainnya dr mart tersebut. Seharusnya kita berfikir bagaimana menyelamatkan memperkuat warung2 kecil tersebut dgn membuat jaringan, branding dan kredit modal tanpa bunga serta pendampingan manajemen sehingga warung-warung tersebut kokoh.

Dahulu ada koperasi JK dgn konsep kredit barang2 toko utk warung2 kecil tetapi kemudian meredup karna TDK ada pendampingan manajemen KPD warung2 TRSBUT dan di tambah gempuran toko-2 mart TRSBUT. Di tambah lagi dgn mart-mart lain yg menggunakan label islami dan pribumi (tetapi barang nya tetap milik Yahudi dan cina)… Kita selalu berfikir di hilir tetapi TDK mempersiapkan dan memperkuat di hulu.

Oleh Karena itu sy lebih setuju gerakan ekonomi umat untuk membangun home-2 industri dan pusat-2 industri rakyat berbasis potensi desa. Seharusnya lembaga keuangan umat atau lembaga zakat berfokus utk membangun Sentra-2 produksi umat dan pribumi. Kemudian utk distribusi penjualan dapat di jual di toko-toko tersebut bisa secara offline maupun online (melalui aplikasi) dengan Target pasar luar negeri.

Baca Juga:   Siapa Bilang Mereka Sudah Merdeka?

Lalu siapa yg peduli dengan pemikiran ini? Jika semua hanya berorientasi pada cari keuntungan cepat tanpa berfikir jangka panjang dan mempersiapkan Pondasi nya. Memang yg instan cepat menghasilkan untung. Tetap itu hnya istana pasir.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
[COVID19 confirmed_title="Cases" deaths_title="Deaths" recovered_title="Recovered"]
%d bloggers like this: