Kasihanilah Anak Anak di Negeri Kabut Asap

Kasihanilah Anak Anak di Negeri Kabut Asap

Share:

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Pipiet Senja

Aku yakin kalian sudah tahu
Duka nestapa anak anak dari Negeri Kabut Asap
Namun kalian diam seribu bahasa
Sebab kalian lebih sibuk urusan tahta
Harta dan bagaimana melangggengkan kekuasaan

Syahwat kalian menggelegak saat bicara harta dan ambisi
Saling injak saling khianat demi kursi
Kalian takkan peduli
Urusan lain kecuali
Megakorupsi
Meskipun demi duniawi
Kalian harus saling bantai antar sesama

Oh, wahai para pejabat keparat
Tidakkah tergerak nurani kalian
Sekadar mendengar
Tangisan anak anak
Airmata emak emak
Teriak lantang bapak bapak tak berdaya

Tak ingatkah kalian wahai pejabat keparat
Dengan seribu janji
Saat kampanye
Saat pidato pelantikan
Kalian bilang takkan ada lagi kebakaran hutan
Semua bisa diatasi
Realita kini bicara
Jangankan kebakaran diatasi
Bahkan setelah rumah rumah dan hutan hutan kami berubah menjadi
Negeri Kabut Asap
Kalian senyap!

Bahkan jalan jalan ke mancanegara
Belanja sepatu dan tas seharga ratusan juta
Kalian memang sungguh keparat
Laknatullah!

Oh, wahai saudaraku sebangsa dan setanah air
Kasihanilah kami
Yang terjebak tak berdaya di pelosok Negeri Kabut Asap

Dengarkanlah doa kami yang terzalimi
Spesial untuk kalian para pejabat keparat
Nantikanlah azab Pemilik Semesta
Suatu hari akan menimpa kalian
Takkan lama lagi

Jakarta 17 September 2019

Baca Juga:   MEMBUNUH BAYANGAN KU

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Zulkarnain Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Zulkarnain
Guest
Zulkarnain

Sayang puisi yg harusnya menggerakkan hati tidak hanya kaum yg terdzolimi namun ternodai dengan umpatan dan doa keburukan. Alangkah indahnya hidup seseorang bila umpatan itu diubah dengan pujian dan tuntutan kemudian tetap mendoakan kebaikan Krn kita pun tidak tahu kelak akhir kehidupan kita.