Ahmad Dhani Di Rutan Cipinang

Ahmad Dhani Di Rutan Cipinang

Ahmad Dhani

Share:

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Bersama mak-mak aktifis, rombongannya bu Tetet Sito dan bu Maya Amhar cs, menyempatkan diri ketemu Ahmad Dhani di Rutan Cipinang. Baru sekali saya berkunjung ke Rutan, ternyata prosedurnya lumayan banyak.

Sebelum ke Rutan, bu Tetet minta poto KTP saya, kemungkinan untuk minta izin ke Kejaksaan, pas hari H nya, di Rutan kami disajikan lagi prosedur dokumen lagi, intinya tetap KTP. Di loket, saya ditanya, mau ketemu siapa? Saya jawab “Ahmad Dhani”, lalu penjaga loket nanya lagi, Ahmad Dhani apa? Saya jawab AHMAD DHANI PRASETYO. saya mulai kesal dan dalam hati ngedumel, “emangnya di Rutan Cipinang frase Ahmad Dhani ada berapa biji sih?” Tapi ya sudah ikutin saja aturannya. Setelah dari loket, diminta ke ruangan penitipan handphone dan alat elektronik lainnya. Dari sana tangan kanan saya distempel, gak akan kelihatan kecuali di sinari lampu ultra violet, mirip uang kertas. Lalu menuju pintu masuk, yang hanya muat 1 orang, diperiksa lagi seluruh badan. Pokoknya di Rutan Cipinang tahapannya panjang dan ketat.

Sampai di dalam ada ruangan mirip kantin, disana sudah dipenuhi oleh pengunjung tahanan yang bisa jadi keluarga, kerabat atau teman dekat. Kaget juga sih, ternyata ramai sekali, mirip di kantin pabrik. Lalu ada pintu yang di depannya ada meja dan penjaga. Kami meminta untuk diizinkan ketemu Ahmad Dhani, penjaga tersebut langsung bergegas. Mungkin menyampaikan pesan kami ke Ahmad Dhani.

Gak lama kemudian datanglah sosok “botak plontos”, Ahmad Dhani, sang maestro musik anak muda era 1990-2000-an. Seperti biasa, datang dengan tenang dan rilex. Kita salaman satu persatu, dan mulailah pembicaraan. Pembicaraan gak terlalu aneh-aneh, saya cuman nanya, itu di Rutan seperti ini, gimana caranya menjaga kepala tetap botak plontos. Dijawab dengan santai, “ya dicukur sendiri”. Ha ha ha ya saya kira di dalam ada salon (gak tau kalo barber shop).

Baca Juga:   Jelang Pelantikan Presiden, Rakyat Ada Dimana?

Itu aja sepenggal pengalamannya. Yang jelas, Ahmad Dhani walaupun terlihat dingin, tapi saat bicara dengan kami, semua cair. Kadang juga tertawa dan gak ada saya melihat kegetiran. Beberapa tokoh besar dunia dan nasional, pernah di penjara. Keluar penjara bukannya suram, malah semakin cemerlang. Apalagi vonis yang dijatuhkan ke Ahmad Dhani praktis tuduhan pasal karet yang mengada-ngada, tapi inilah politik. Hari ini ada di penjara, siapa tau tahun depan ada di istana. Mungkin saja, wallahualam.

Lalu waktu Ahok dipenjara di Mako Brimob, ada gak yang buat tulisan sedetil seperti saya? minimal jurnalis.

Sebelum pulang, saya teringat beberapa karya Ahmad Dhani, satu diantaranya dibawah ini. Beberapa grafis di video ini bagus banget, progresif dan paduan warnanya pas, tapi juga tegas. Saya tanya ke dia, siapa yang buat? “Ya Ogutlah”. Hmmm pantesan

Berikut videonya

0 replies on “Ahmad Dhani Di Rutan Cipinang”